10/04/2016

Soshite Dare Mo Inaku Natta Episode 4 Part 1

Soshite Dare Mo Inaku Natta Episode 4 Part 1


Todo datang kesebuah tempat, seseorang memberitahu itu adalah tempat lelang hidup atau sebut juga lelang identitas... dan tidak sengaja namanya disebutkan.. Todo mencoba mengentikan tapi identitasnya terjual ¥120 juta.. tapi ternyata itu adalah mimpi... Todo pun melihat Eiji, dia pun ingat jika sudah 3 hari dia tinggal ditempatnya..


Flashback ketika hujan deras saat Eiji menghampiri Todo yang sedang duduk sambil ke basahan.. 


Sanae sedang melihat foto dirinya bersama dengan Todo


Ketika Todo menaburkan garam Eiji mengatakan telalu banyak, Todo memberitahu jika ibunya juga melakukan hal yang sama.. Eiji mengatakan ibu berpengaruh besar dan bertanya apa tentang telur gulung buatan ibunya asin atau manis.. Todo menjawab “entahlah”, Eiji berkata “kau lupa rasa masakan ibumu? Jika dia tahu dia pasti akan sedih”.. Todo bertanya apa Eiji tidak ingin meminta sesuatu karena dia sudah tinggal 3 dirumahnya.. Eiji berkata “apa kau kau ingat ketika pertama kali datang ke Bar?, waktu itu Bar baru buka sekitar 1 bulan tidak ada lebih dari 10 pelanggan.. mereka mengatakan akan datang lagi tapi ternyata tidak.. seharusnya mereka mengatakan harus datang lagi, tapi kau berbeda kau datang kembali keesokan harinya lalu waktu berikutnya kau datang membawa gadis cantik jika tidak salah Sanae, saat itu aku merasa bahagia sampai-sampai rasanya ingin menangis”, Todo menjawab “kau malah terlihat sama seperti biasanya”


ketika Eiji hendak pergi Todo bertanya apa yang bisa dia lakukan untuk menunjukan rasa terima kasihnya.. Eiji menjawab tidak perlu silahkan tinggal saja selama yang kau inginkan” dan ketika Eiji telah pergi Todo melihat berita tentangnya.. 


Ketika ditempat duka, Saito berkata “hanya 30 menit peti mati Haruka akan dibakar dan meninggalkan abu, kau selalu tenang”, Osanai menjawab “aku hanya terkejut dan sangat terguncang” Saito berkata “aku tidak bisa melihat itu”, Osanai menjawab “aku bukan orang yang menunjukan perasaanku”, Saito berkata “kau dan Todo adalah orang yang pergi ke Tokyo, orang sepertiku dan Haruka yang berpegang teguh pada kota kita yang sebenarnya tidak ada hubungannya denganmu” Setelah mendengar perkataan Saito Osanai langsung menarik kerah baju Saito, Saito berkata “pukul aku sampai aku mati” Osanai pun tidak melakukannya.. Saito berkata lagi “itu sangat menyakitkan, rasanya seperti kepalaku akan gila”


Osanai pun melihat Makiko dan Yayaoi datang


Osanai mengatakan jika Makiko sampai harus datang ke Niigata, Makiko berkata “karena Haruka, sudah seperti putriku sendiri, tapi sesuatu seperti ini terjadi seharusnya aku menelpon dan berbicara dengannya lagi” Osanai menjawab “aku minta maaf , sepertinya Saito masih terguncang” Makiko berkata “ada tempat yang ingin kudatangi” ... dan ternyata tempat yang dimaksud adalah apartemen Todo ketika masih kuliah, Osanai juga memberitahu apartemen itu tempat mereka berkumpul.. 


Makiko menyuruh Yayoi untuk membeli minuman untuknya.. 


Makiko menghampiri kotak pos dan berkata “Todo masih disini, aku tahu dia Todo yang berbeda.. setelah itu mereka pergi ketempat lain, Makiko menyuruh Osanai untuk memberitahu yang sebenarnya.. Osanai menjawab “aku tidak mengerti maksudnya” Makiko berkata “misalnya seperti siapa yang memanfaatkan Shinichi, ketika Haruka memberitahumu tentang uang ¥200 juta, tiba-tiba hal itu jadi tersebar di internet dan juga Bos diperusahaanmu sepertinya telah menyusun rencana... Osanai berkata “aku tidak akan mengkhianati teman-temanku” Makiko menjawab “jika begitu aku merasa lega, aku hanya seorang ibu yang ingin tahu apa kau berada dipihak anakku atau malah menjadi musuhnya” Osanai berkata “aku berada dipihaknya tapi jujur aku tidak yakin dengan perasaanku sendiri”


Ketika Yayoi sedang berjalan dia merasa ada orang yang mengikuti tapi ketika berbalik tidak ada siapa-siapa


Ketika melihat Kowanose Takeru berada di Tv dengan Shinji, Tajima berkata “aku tidak merasa kasihan padanya” Itsuki bertanya apa Tajima masih percaya Todo adalah Todo Shinichi yang asli, Tajima menjawab “aku hanya benci percakapan seperti itu, sebaiknya kau lanjutkan saja pekerjaanmu” ,


Pembawa acara bertanya apa Takeru menerima permintaan maaf  dari polis atau jaksa untuk penderitaan yang kau lalui? , Takeru menjawab “aku tidak menerima permintaan maaf apapun, aku masih menunggu permohonan untuk ke pengadilan yang lebih tinggi, dari sini aku menyerahkan pada pengacaraku”,  Shinji berkata “demi kehormatan kita, aku ingin segera membawa rincian penyelidikan”. Pembawa acara bertanya bagaimana perasaan Takeru sekarang, Takeru berkata “aku Todo Shinichi akan terus berjuang sampai akhir”


Ketika shinji sedang mengemudikan mobil tiba-tiba Todo lewat didepannya .. Shinji keluar dari mobil dan berkata “kau melakukan hal yang gegabah, jika terlambat kau pasti mati” lalu sambil menunjuk Takeru, Todo berkata “aku ingin bicara dengannya” Shinji menyuruh untuk masuk ke mobil dan bicara ditempat lain.. 


Takeru berkata “jika kau memukulku aku akan melawan”, Todo menjawab  “aku tidak punya rencan untuk melakukan kekerasan” Takeru berkata “itu bisa saja, tapi kau dan aku tidak ingin menjadi musuh” lalu Shinji berkata “aku akan mengatakan ini dengan jelas, aku tidak berpihak pada siapapun karena kalian klienku” Takeru berkata “tapi aku sudah membayarmu lebih dulu” Todo berkata “itu tidak benar, apa kau punya uang untuk membayarnya? Seseorang mempekerjakannya untukmu” Shinji berkata “aku menyarankanmu untuk tidak berkomentar pada pertanyaan itu” Takeru berkata “tidak ada komentar”


Shinji berkata “apa itu semua yang ingin kau bicarakan?”, Todo bertanya apa demi uang Takeru menjual hidupnya sendiri dan bertukar kehidupan menjadi Todo Shinichi, Todo pun menyarankan jika dia akan membeli lagi dan membayarnya 2x lipat... Shinji mengatakan jika Todo bahkan tidak punya pekerjaan atau pun uang.. Todo berkata “jika aku mendapatkan namaku kembali aku bisa menggunakannya dan aku juga memawari Real Estate dari ayahku itu sebabnya kau dikontrak menjadi pengacaraku kan?” Shinji menjawab “itu adalah cara yang mahal untuk melakukan sesuatu” Todo berkata “jika membutuhkan uang untuk menyelesaikan ini maka tidak apa.. aku punya tunangan dan anakku akan segera lahir” mendengar itu Takeru meminta Shinji untuk meninggalkan mereka berdua..


Shinji pun keluar dari mobil dan menunggu Todo dan Takeru berbicara


Takeru berjanji jika Todo memberinya uang ¥4 juta dia akan memperkenalkan pada kontraktor.. Todo pun bingung apa maksudnya... Takeru memberitahukan jika Todo tidak dengan kehidupannya dia bisa menjualnya.. dan menyarankan jika punya uang lebih baik beli kehidupan yang lebih baik
Takeru menuliskan informasi dan memberikannya tapi Todo malah diam saja.. Takeru menyuruh mengambil bukannya Todo akan ingin menjadi ayah..dan akhirnya Todo pun mengambil kertas itu..


Sanae sedang memeriksakan kandungannya, dokter memberitahukan jika bayinya tumbuh dengan baik dan perkiraan lahir antara tanggal 20 januari.. dokter juga bertanya apa suaminya akan datang ketika Sanae melahirkan.. Sanae pun malah melamun
Sanae berjalan dan tiba-tiba dia menabrak Saori.. Sanae meminta maaf, ternyata sepatu Saori malah rusak.. Sanae pun akan menggantinya tapi Saori meminta Sanae untuk membantunya kembali kerumahnya karena dia tidak bisa keluar jika sepatunya seperti itu... Sanae pun pergi untuk mencari taksi untuknya.


Teman kerja Osanai memberitahu jika ada pesan dari Todo dimejanya.. pesan itu berisi “apa tanggal 13 tidak apa, aku akan menelpon lagi.. temana kerja Osanai mengatakan jika Osanai akan menelpon jika kembali tapi Todo itu tidak mungkin karena Todo tidak punya ponsel.. Osanai pun menyuruh temannya jika Todo menelpon lagi, lebih baik mengiriminya pesan
Osani menyuruh menulis pesan yaitu “Haruka meninggal beberapa hari lalu dirumahnya, dan pemakamannya telah berlalu”


EmoticonEmoticon