10/22/2016

GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 6 PART 2

GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 6 PART 2


Tsubame memberitahu apa yang tadi terjadi, Kei berkata “anak benar cerminan orang tua mereka hubungan yang indah dan penuh kasih” lalu Tsubame melemparkan bantal dan mengatakan “tidak indah dan besok kita akan dihilangkan karena aku ingin mengubah sekolah” , Kei menyuruh untuk tidak menyalahkan diri sendiri karena itu kesalahan orang tua..
Tsubame mengatakan kelompok platinum juga salah karena mereka berjanji akan membantu tapi ternyata tidak, Kei menyuruh Tsubame untuk mencari tahu tentang ketua platinum yaitu Natsuki..


Tsubame datang ke tempat Natsuki dan dia melihat pintu terbuka lalu Tsubame masuk dan tidak sengaja mendengar pembicaraan Natsuki dan ayahnya, Ayahnya mengatakan berkat dirinya Natsuki punya kebebasan untuk melakukan semua ini jadi dia tidak berhak untuk mengeluh.. Ayah Natsuki bertanya bukannya Natsuki dan juga yang lain yang menyerang Tsubame dan yang lain lebih dulu jika begitu jangan biarkan kabur..


Ketika ayah Natsuki akan pergi Tsubame pun segera bersembunyi..


Tsubame masuk ke dalam dan bertanya kenapa Natsuki pusus asa? Natsuki menjawab “aku tidak putus asa, hidup seperti ini setiap hari memandang rendah manusia seperti semut itu adalah kebebasan..
Tiba-tiba Tsubame mengatakan jika ruangannya lebih besar dari tempatnya tapi entah kenapa rasanya sempit, Natsuki berkata “apa kau bodoh? Apanya yang sempit?” Tsubame mengatakan dari pada memandang rendah orang lain dia ingin berjalan ditanah dengan mereka..
Natsuki bertanya apa yang sebenarnya Tsubame ingin katakan? Tsubame menjawab “apa kau tidak kesepian? Apa yang sebenarnya kau ingin kan? Apa kau hanya ingin membuang waktu untuk memuaskanmu atau karena kau hanya kesepian?” Natsuki menyuruh Tsubame untuk diam, jika tidak dia tidak akan membantu Tsubame.


Sambil memegang baju Tsubame dan Mendorongnya Natsuki mengatakan dia tidak ingin mendengar ceramahnya dan Natsuki pun mengusirnya..


Natsuki membanting barang yang berada di meja dan dia berkata “jangan bicara seolah kau mengenalku”..


Kei bertanya bagaimana rasanya bicara dengan Natsuki, Tsubame menjawab “pemandangannya menakjubkan tapi aku merasa seperti aku terjebak disana” Kei berkata “jadi raja dipenjarakan dibagian atas menara?” Tsubame mengatakan jika kelompok platinum terlihat tidak bahagia..
Kei berkata “maka kau harus membebaskan raja dari menara itu, orang tua yang indah membiarkan anak mereka berdiri diatas dan anak yang berada diatas terasa seperti raja tapi mereka menyadari jika tempat itu tidak bisa mereka turuni sendiri” Tsubame menjawab “bagaimana aku bisa membantu mereka turun?” Kei menyuruh Tsubame untuk lebih dekat kelompok platinum..


Keesokan harinya Mimori menelpon Natsuki dan memberitahunya tentang penghapusan program penerimaan khusus dan Natsuki harus datang jika ingin menendang mereka keluar..


Tsubame dan yang lain datang ke Meiran ketika orang tua kelompok sedang menandatangani surat keputusan penghapusan program penerimaan khusus.. 
Tsubame mengatakan pertengkar antara anak harus diselesaikan oleh anak bukan dengan orang tua, lalu kelompok platinum dan juga kakek Tsubame beserta orang tua murid penerimaan khusus datang..


Tsubame mengatakan orang tua memegang kekuasaan dan mengatakan jika anak meraka tidak bisa berbuat apapun tanpanya. Dan segera sadari jika anak-anak mereka tidak perna meminta itu, orang tua Haru mengatakan jika Tsubame tidak punya sopan santun..
Tsubame mneyuruh untuk tidak memandang rendah anak-anak, mereka memberi kebebasan pada anak-anak mereka tapi tidak menyandari keinginan anak-anak mereka..
Ayah Natsuki berkata “itu dugaanmu sendiri”, ibu Rena mengatakan salahkan saja orang tua kalian yang tidak memberikan apapun.. Tsubame mengelurkan sebuah penggaris dan berkata “apa yang telah kau berikan pada anakmu hanya ini” lalu yang lain pun mengeluarkannya juga..


Tsubame mengatakan jika yang mereka berikan hanya penggaris rusak dan mengatakan jika itu bagus dan ketika mereka menganggap orang lain lain rendah mereka mulai memperlakukan yang lain dengan menjijikan dan berpikir jika mereka punya kebebasan dan telah menjadi orang hebat..
Tsubame mengatakan apa layak menyakiti orang lain seperti itu?, Kei menyuruh untuk membicarakan tentang Natsuki raja yang menyedihkan..


Tsubame berkata “perbedaan itu tidak akan pergi itulah yang Natsuki katakan tentang dunia, aku yakin dari usia dini dia selalu memenangkan hadiah pertama.. ketika melihat orang lain sedih dia beritahu untuk tidak menjadi seperti mereka, tapi sebagai besar pujian yang dia inginkan adalah sesuatu yang ingin dia lakukan dengan kekuatan sendiri apa sebenarnya kalian iri pada kita”..
Tsubame mengatakan yang kakeknya ajarkan yaiu tidak boleh berbohong, tidak boleh menyebabkan masalah bagi orang lain dan bersikpa baik pada orang lain jadi selain itu bebas untuk melakukan apapun..
Kebebasan mereka bukanlah sesuatu yang mudah untuk digapai dengan tangan orang tua mereka.. jadi dengan kebebebasan seperti itu bisakah mereka benar-benar puas? Lalu apa yang Natsuki dan yang lain ingin lakukan? Pasti tidak tahu karena Tsubame juga tidak tahu tapi mereka harus mempertimbangkannya bersama-sama..


Ibu Rena mengajak Rena untuk pindah sekolah tapi Rena malah mendorongnya..


Natsuki mengambil surat keputusan dari tangan ayahnya lalu dia pun merobeknya dan berkata “keluar ayah, dan bawa juga orang-orang ini tidak akan membuatku rugi selain itu aku tidak butuh kebebasan yang kau berikan padaku karena aku akan membuat keputusanku sendiri.. Haru juga menyuruh ayahnya untuk pergi..
Riku mengatakan jika dia ingin menjadi seorang noveli bukan menjadi seorang pengacara jadi berikan dia kebebasannya sendiri..
Mendengar itu Kakek Tsubame mengajak yang lain untuk pulang saja..


Natsuki berkata “karena orang tua kita yang mengganggu aku minta maaf” dan tiba-tiba Natsuki berlutut lalu dia melepaskan cincinnya dan meminta minta maaf karena membuat Tsubame dan yang lain berlutut.. lalu Haru dan juga yang lain melakukan yang Natsuki lakukan..


Mimori menarik tangan Tsubame untuk berjabat tangan dengan Natsuki ..


Tsubame berterima kasih pada Kei, tapi Kei malah mengatakan mendapat ucapan terima kasih dari Tsubame bagaikan mimpi buruk jadi hentikan karena itu menjijikan tapi tetap saja Tsubame berterim kasih..
Keesokan harinya Semua orang mendapat pesan dari Minami yang berisi foto Tsubame bersama Kei dan pidato Tsubame adalah penipuan yang di tulis oleh Kei..
Minami sedang berada didepan ditempat Tsubame biasa bertemu dengan Kei..
BACA SELANJUTNYA DI || GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 7 PART 1


EmoticonEmoticon