10/06/2016

GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 4 PART 1

GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 4 PART 1


Tsubame dan yang lain sangat terkejut ketika tiba diruang Osis yang begitu berantakan, kelompok platinum pun malah menertawakannya.. Ryuya dan juga Toma datang melihat hal itu juga.
Iruma melihat dirok Emiri ada bekas cat merah, Emiri mengatakan jika rumahnya sedang melakukan renovasi. Iruma menyuruh untuk tidak tertipu dengan alasannya tapi Ryuya tetap tidak percaya jika Emiri yang melakukannya...
Ryuya pun menyuruh Tsubame dan yang lain untuk membersihkan ruang Osis..


Iruma sangat kesal diperlakukan seperti itu, Aburamori pun mengajak untuk mencari bukti terlebih dahulu. Lalu Tsubame datang dan mengatakan meski kelompok platinum benar pelakunya mereka pasti akan menyalahkan orang lain lagi.. Osamu berkata “jadi maksudmu kita harus membiarkannya?” , Tsubame menjawab “bukan seperti itu, tapi ada bagusnya juga kita untuk merenovasi ruang Osis ini” Iruma pun berkata “merubah keadaan buruk menjadi kesempatan.. ide yang bagus ketua”
Ketika Kora menyarankan untuk mengatakan kotak saran lagi, Osamu berkata “bagaimana jika kita menulis artikel tentang ini agar menarik perhatian semua orang dan kita juga akan mengambil foto” mendengar itu Tsubame dan anggota yang lain pun setuju dengan usul yang diberikan oleh Osamu


Ketika bertemu Kei, Kei menunjukan cermin agar Tsubame melihat wajahnya yang ada cat nya


Kei berkata “pertama kotak saran, lalu sekarang dekorasi tempat dan juga koran. Reformasimu sangat menyedihkan dan juga kekanak-kanakan” Tsubame menjawab “kita ingin melakukan beberapa hal dengan cara kita sendiri”, Kei mengulangi perkataan Tsubame.. melihat itu sambil membawa majalah yang dipegangnya Tsubame dan mengatai Kei mesum.. 
Kei merebut kembali majalahnya dan berkata “aku tidak mesum tapi aku dewasa” lalu Kei mengambil majalah dan menyuruh Tsubame untuk membuat koran kekanak-kanakannya..


Tsubame pun menunjukan yang telah dibuat


Kei malah meremas kertasnya dan mengatai Tsubame bodoh, Tsubame berkata “jahat sekali, kita semua bekerja keras membuat ini” Kei menjawab itu bukan konten yang tepat, tujuan dari koran adalah mengungkapkan kesalahan dan mengubah pendapat publik terhadap para pelaku” Tsubame berkata “itu sebabnya kita menulis artikel ini
Kei berkata “apa satu-satunya orang yang tercela adalah orang yang melakukan itu? kau tahu jika sekolah itu busuk sampai ke akarnya, mereka tidak melakukan apapun jika tahu kelompok platinum yang berbuat, karena menerima uang dari kelompok platinum jadi mereka bisa bertindak sesuka hati” Tsubame menjawab “kita tidak bisa melakukan apapun” Kei mengatakan Tsubame bisa melakukannya dengan cara menguhukum mereka  yaitu dengan skandal


Keesokan harinya dipapan mading ada berita tentang Emiri dan Toma yang berpacaran, Tsubame pun bertanya apa yang terjadi?,  Tamako memberitahu jika ada Email dari seseorang,Tsubame tidak sengaja berkata “apa dari si cabul” , Tsubame pun mengalihkan pembicaraan.. Iruma mengatakan Emiri yang menghancurkan ruangnya jadi tidak akan membiarkannya
Emiri merobek kertas itu dan bertanya siapa yang melakukannya. lalu Ryuya dan Toma datang.. dan mencopot gambar itu dan mengatakan itu kesalahpahaman, Kintoki berkata “tidak usah repot-repot membuat alasan”, Kintoki menyuruh untuk datang ke ruangannya untuk bertanggung jawab.


Mitsuko telah tahu tentang kabar itu, Mitsuko mengatakan tidak bisa memaafkannya mengencani siswa.. Sumire pun mengatakan jika kelakuan Toma merusak citra sekolah.. Toma menyalahkan Emiri yang mendekatinya duluan.. Kintoki menyarankan untuk menutup mulut siswa-siswa agar rumot tidak menyebar, Toma pun akan menjalani pelatihan sampai keadaan kembali normal
Toma berkata “apa kau ingin menjadi jurnalis foto?, aku mendapat hukuman ringan karena aku tidak mengejarnya”, Tsubame bertanya apa yang akan terjadi nanti dengan Emiri?, Toma menjawab “aku tidak tahu, dan lagi keluarganya kaya meski dia pergi dia tetap akan baik-baik saja”.. Toma memberi selamat atas berita pertama yang dibuat Tsubame.. 


Kintoki memberitahu Toma tidak akan datang ke sekolah sampai keadaan normal kembali dan mengatakan jika Emiri hanya mengejarnya sepihak. Jadi jangan biarkan berita menyebar.. 


Tsubame mengatakan jika Kei kejam, kei berkata “mengapa kau menunjukan belas kasihan pada musuhmu?, menggunakan kelemahan musuh adalah strategi menghancurkan mereka” ..  itu sebabnya Kei menyebarkan skandal. Kei berkata “salah mereka sendiri, tapi posisi seorang yang tinggi bisa diganti. Jadi untuk mu itu keberuntungan” Tsubame menjawab “aku tidak ingin menyerang kepribadian seseorang” Kei berkata “menyalahkan siswanya dan malah melarikan diri, apa kau berada dipihaknya?” Tsubame menggelengkan kepalanya..
Kei mengatakan untuk melenyapkan guru busuk itu adalah kesempatannya sekarang, Tsubame menjawab “kita tidak bisa melakukan apapun pada guru” lalu Kei melihat menggunakan majalah ke arah Tsubame, dan Tsubame pun berpikiran yang tidak-tidak.. Kei berkata “bodoh, aku hanya peduli dengan buku undang-undangmu”


Ketika membaca semua kertas dari kotak saran, ternyata semua tentang Toma.. Hataro mengatakan jika mereka bisa menyingkirkan Toma, maka siswa yang lain bisa mengganggap Osis hebat.. Tsubame menjawab “ini masalah pribadi” Iruma berkata “dia guru”
Osamu memberitahu dibuku undang-undang yang dipegang Tsubame, disana bertuliskan jika siswa menandatangani petis maka guru atau staf bisa diberhentikan.. setelah Anggota Osis pun memberikan selembar untuk menyingkirkan Toma dari sekolah


Mitsuko mengatakan akan membuat Toma mengundurkan diri, jadi sebelum petisi diisi semua mereka harus segera menyingkirkan Toma..


Mimiro menyuruh Emiri untuk pergi, Minami juga berkata “jika kau disini yang lain akan menganggap kita aneh” Emiri menjawab “kau tahu tentang ini”, Mimor berkata “ketika tidak ada yang tahu tidak apa, tapi sekarang malah memalukan”..
Rena berkata “dia tidak menelponmu kan? Meski kau pikir kau pacarnya” , Minami mengatakan Emiri selalu bergantung pada  ayah dan ibunya.. mendengar itu Emiri pun pergi..  lalu tidak sengaja menabrak Tsubame dan melihat petisi itu.. Emiri menampar Tsubame dan berkata “menjijikan” ..


Tsubame menjukan petisi yang telah ditanda tangani sepertiga dari siswa dan memberitahu jika ini pertama kalianya semua bekerja sama dengan Osis.. Kei berkata “kau telah menemukan musuh jadi mereka bersatu untuk melawan, jadi kenapa kau berwajah gurita bengkak seperti itu?” Tsubame mengatakan jika tidak peduli dengan Toma tapi merasa kasihan pada Emiri.
Kei berkata “itu simpati antar perempuan, jika dia menangis dan kau tidak bisa membantu tapi kau berada disisi mereka”, Tsubame menjawab “kau bilang demi sekolah” Kei berkata “aku tidak pernah mengatakan demi sekolah, tapi aku mengatakan jika kita akan membajak sekolah.. kau bodoh bersimpati pada musuh” Tsubame tidak ingin menyakiti orang lain. Jadi kenapa Kei ingin menghancurkan sekolah


Tsubame tidak sengaja hendak membuka pintu rahasia, Kei pun melempar majalah dan mengusirnya jika tidak percaya padanya.. Tsubame pun mengatakan tidak akan bergantung pada Kei lagi.


Toma akan mengundurkan diri tapi Kintoki harus mencarikan pekerjaan untuknya, mendengar itu Kintoki berkata “kau harus lihat posisimu sendiri” lalu Toma menunjukan foto diponselnya dan berkata “gadis-gadis ini dijamin akan terkena imbasnya”
Toma juga menunjukan jika kelompok platinum yang merusak ruang Osis, Kintoki berkata “apa kau melakukan ini untuk melindungi dirimu sendiri?” Toma tertawa, lalu menjawab “ini hanya kebetulan, aku korban karena dia yang mendekatiku”


Mitsuko memberitahu akan memindahkan Emiri ke sekolah mereka di paris tapi Emiri ingin tetap ingin tinggal disana.. Mitsuko berkata “apa kau ingin orang tuamu tahu?” mendengar itu Emiri pun tidak bisa berkata apa-apa lagi..
Emiri melihat anggota Osis sedang meminta petisi pada siswa lain, Iruma melihatnya dan menghampiri.. Hataro melihat surat kepindahannya dan mengatakan jika Emiri melarikan diri dengan Toma, Emiri pun menyangkal lalu Osamu berkata “jika tidak benar maka tanda tangan disini”


Semua orang pun menyuruh Emiri untuk menanda tangan, melihat itu Tsubame menyuruh mereka berhenti karena malah sama bertindak seperti kelompok platinum lakukan.. 
Tsubame berkata “kita tahu bagaimana rasanya tidak bahagia” , mendengar itu siswa lain kesal Tsubame malah berpihak Emiri dan mereka pun bubar.. 
Emiri menemui Toma, Toma berkata “aku bukan gurumu lagi, aku punya keluarga” Emiri menjawab “kenapa? Kau bilang menyukaiku”, Toma berkata “aku mengatakan itu sebagai guru, kau harusnya senang bisa diberi jalan keluar yang baik.. kau harus menjadi dewasa dan hidup lebih hati-hati”.. setelah itu Toma pun pergi.. 
Mimori berkata “bagaimana rasanya dicampakan dan dikirim ke Paris?”, Minami menghampiri dan mencabut cincin ditangan Emiri.. Emiri pun hanya bisa diam saja... dan tiba-tiba Tsubame memakaikan syal padanya..
BACA SELANJUTNYA DI || GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 4 PART 2


EmoticonEmoticon