9/28/2016

GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 2 PART 2

GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 2 PART 2


Keesokan paginya didepan sekolah polisi sedang menginterogasi Tamako tentang  tas yang berisi uang sewa Bus.. lalu Kintoki dan guru yang lain datang bertanya apa yang terjadi... Polisi memberitahu jika Adik Tamako menjadi tersangka pencurian tas yang berisi uang tersebut.. Ryuya berkata itu benar tas kita tapi itu hilang.. Kintoki berkata mungkin dia menemukannya.. lalu Toma bertanya siapa yang membuat laporan tersebut lalu Mimori berkata itu kita.. sambil menunjukan foto adik Tamako yang membawa tas terbuat Emiri berkata kita melihatnya dan melaporkan pada polisi.. lalu Yuki berkata apa artinya ini? kau mencurinys? Melihat semua siswa marah Kintoki berkata pada polisi jika mereka yang akan menanganinya.. Mitsuko datang mengatakan dari pada membuat keributan didepan sekolah lebih baik masuk ke sekolah.. ketika diruang Osis polisi pun bertanya apa Tamako mencuri Ryuya memberitahu jika Uang dihilangkan Tsubame, Toma berkata jika kau yang mencurinya kau akan dikeluarkan... kelompok Platinum pun memojokan Tamako karena diam saja.. ketika Tamako hendak mengaku tiba-tiba Tsubame malah yang mengaku yang mencuri uang tersebut.. Kintoki berkata kenapa kau melakukan itu? Tsubame menjawab aku ingin berhenti sebagai ketua Osis semua tidak ada yang terlibat kecuali aku.. Tsubame pun meminta maaf ... setelah itu Mitsuko menyuruh untuk semua orang keluarkan karena ingin berbicara dengan polisi... sementara itu Kakek Tsubame sedang meminta maaf, Ryuya memberitahukan jika berkat Mitsuko masalah bisa diselesaikan.. Toma berkata ini bukan kejahatan hanya kesalahpahaman jadi jangan terjadi lagi...


Tsubame meminta maaf pada kakeknya tapi Kakek tahu jika Tsubame melakukan itu hanya untuk membatu Tamako, Tsubame menjawab itu semua kesalahanku karena tidak bisa lebih kuat mereka tidak akan melakukan itu Kakek berkata kau lemah, jadi tidak mengerti perasaan mereka? Lalu Tsubame melihat Kei Kakek berkata itu pria yang kau sukai? Tsubame menjawab bukan ita musuh,  Kakek malah meninggalkannya dan menyuruh untuk pulang sendiri.. ketika Kei mendekat Tsubame menyuruh untuk tidak mendekat.. Kei berkata kenapa kau melakukan pose konyol lagi? Kau tidak pernah belajar?, Tsubame berkata aku tidak menyangka akan seperti ini.. Kei berkata itu sebabnya aku sudah bilang untuk segera menyelamatkan mereka sebelum sirna jadi jangan salahkan aku karena kemalasanmu, bagaimana situasinya menurutmu? Tsubame menjawab tidak bisa dimaafkan, Kei berkata bagaimana dengan anggota yang mengkhianatimu? Tsubame menjawab aku ingin menolongnya tapi aku tidak bisa .. Kei berkata peraturan berada di buku undang-undang disakumu.. pasti ada jalan jika bersama maka mimpi akan terwujud.. kumpulkan anggotamu, Tsubame menjawab apa yang bisa kita lakukan? Lalu Kei menunjukan pisau dan menusuk kertas lalu berkata gunakan ini untuk memotong hak istimewa sekolah tidak ada tangga yang tidak bisa dinaiki ... setelah itu Tsubame menyuruh semua anggota untuk datang keruang Osis tapi mereka tidak melihat Tsubame lalu tiba-tiba pintu terkunci dan lampu mati... lempari pun bergetar membuat mereka takut.. dan tiba-tiba lampu menyala Tsubame pun keluar dari lempari itu..


Tsubame berkata kalian orang asing yang tidak bisa membantu selamat datang dan ternyata yang mengunci pintu adalah Aburamori .. Kei menyuruh untuk melihat mata mereka satu persatu dan memanggil nama mereka 1 persatu..   Kei pun menyuruh untuk memberitahu mereka seberapa banyak Tsubame tahu tentang mereka... Tsubame pun mengatakan apa yang mereka sukai sambil menaruh barang-barang mereka di meja... mereka pun mengambil semua barangnya dan takut jika kelompok Platinum tahu.. Tsubame pun tahu itu akan membuat mereka ditertawai.. Tsubame merasa malu karena dia ketua Osis tapi tidak mengenal mereka dengan baik meski mereka mengkhianatinya dia tetap ingin mengenal mereka dengan baik.. Tsubame juga belajar dari mereka cara untuk melindungi apa yang berharga bagi mereka....


Tsubame mengatakan jika salah satu diantara mereka menangis dia akan berada disisinya... lalu sambil memegang tangan Tamako, Tsubame berkata jika seseorang menderita aku akan memegang tangannya dan juga kita harus saling menggenggam tangan kita karena kita sangat lebih jika sendiri, aku yakin kita akan menjadi kuat melindungi kebebasan semua orang tapi bukan berarti kau harus kehilangan dirimu sendiri langkah demi langkah kita akan menaiki tangga bersama.. aku yakin mimpi kecil kita akan menjadi kenyataan.. lalu sambil memegang berdera Tsubame berkata mari kita memegang bendera bersama-sama dan memimpin pemberontakan disekolah ini lalu ambil kembali kebebasan kita.. lalu mereka pun memegang bendera itu bersama-sama.. setelah itu Aburamori bertanya apa bisa mereka lakukan untuk melawan pemberontak.. lalu sambil mengeluarkan pisau Tsubame berkata Steak, mari kita makan steak bersama-sama dan mengambil kembali hak-hak kita, begitu cara kita mengibarkan serang balik kita... 


Keesokan paginya Tsubame dan seluruh anggota Osis datang ke kantin dan memesan semua steak itu, lalu Kelompok platinum datang dan menyuruh Mereka menyingkir tapi Tsubame dan yang lain diam saja.. Natsuki berkata apa yang kalian lakukan? Tsubame berkata kita berbaris didepanmu Tamako berkata tunggu giliran.. Takuto ingin memesan tapi Aburamori dan yang lain menahannya.. Natsuki berkata apa kalian tahu yang kalian lakukan? Tapi mereka tidak menghiraukan perkataannya.. dan segera memesan.. sebelum pergi Iruma berkata aku gemuk jadi perlu memesan 2 ... setelah itu mereka pun menikmati steak itu sementara itu Natsuki kesal sehingga menendang meja...  Sementara itu Kei sedang membuka pintu rahasia dan ternyata disana ada seragam sekolah Meiran..
BACA SELANJUTNYA DI || GAKKOU NO KAIDAN EPISODE 3 PART 1


EmoticonEmoticon