8/03/2016

Fatmagul Episode 421


Fatmagul menceritakan pada tentang bus yang membawa rahmi, mukades, murat dan elif pergi. Fatmagul menangis keras didada karim. akan tetapi sepertinya itu adalah keputusan yang terbaik, mereka bahagia disana sekarang.  Setelah itu rahmi sering mengiriminya foto kebersamaan bersama keluarganya dan juga usaha organik , peternakan sapi perahnya. fatmagul pun menunjukkan pada sinem foto tersebut  dan berkata ”aku sangat merindukan mereka”, sinem berkata “kapan kau akan mengunjungi mereka?”, fatmagul berkata “minggu depan” lalu Sinem mengajak bicara fatmagul tentang sebelum dan sesudah sidang jika mau bisa memulainya sekarang wajah fatmagul terlihat tegang. karim yang semula sedang sibuk dengan tanamnnya ikut bergabung bersama dengan  mereka, sinem mereka perkataan dengan berkata ”persidangan itu akhirny datang”

Fatmagul berkata “hari itu mengingatkanku pada mimpi buruk, setiap kali aku pergi kepengadilan aku selalau saja berharap jika ini adalah yang terakhir untuk melihat wajah mereka , aku hanya ingin jeritan-jeritan itu pergi dari telingaku, sehingga bayiku tidak akan mendengarnya. aku ingin ini menjadi yang terakhir kalianya, tanpa melihat kebelakang lagi, tanpa rasa malu dengan kebahagiaan, tanpa berkhianat pada fatmagul yang hidup dalam malam mengerikan itu, aku ingin meneruskan hidupku , aku ingin mereka yang telah jahat padaku mendapatkan hukumannya, aku ingin ini menjadi yang terakhir kalinya”

Flashback Terlihat selim dan juga erdugan dihadapkan kembali didepan hakim untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka 1,5 tahun yang lalu Semua kejadian dipagi hari sebelum malam mengerikan itu kembali dibuka………..

Flashback Disuatu pagi yang cerah, mustafa membangunkan tunangannya fatmagul dan mengajaknya untuk  pergi akan tetapi mukades langsung menegurnya agar tidak pergi lama karena mereka harus pergi kerumah yasaran . Fatmagul  pun malah tidak perduli dan tetap keluar rumah, sambil bergandengan tangan mereka berdua berlari, senyum ceria dan juga kebahagiaan terpancar dari wajah mereka. Sementara itu karim datang ketempat kerjanya dengan diantarkan oleh meryem memakai sepeda, mereka juga akan pergi ke acara keluarga yasaran karim memakai pakaian kerjanya, menyalakan musik lalu mulai bekerja sementara itu fatmagul berada dipinggir sungai bersama dengan mustafa, fatmagul berkata ”apa semalam kau langsung tidur?” mustafa berkata “tidak, aku memikirkan diirmu” fatmagul berkata “pembohong ketika kau sudah bosan denganku, kau akan langsung menemui temanmu” mustafa berkata “tidak, kenapa aku harus melakukan itu, aku menutup mata dan memikirkan dirimu” fatmagul berkata “aku harus pergi”, mustafa menyuruhnya untuk duduk bersamanya lebih lama, fatmagul berkata  “banyak yang harus aku kerjakan, aku tidak mau kakak iparku marah lagi padaku “.  sambil berusaha mencium fatmagul  mustafa berkata “aku masih kangen denganmu” akan tetapi fatmagul segera menghindar.

‘mustafa berkata “kenapa ? kau kan tunanganku“. Dengan tegasnya Fatmagul berkata “aku memang tunanganmu akan tetapi aku bukan istrimu, kita akan dirumah yasaran sampai malam”, mendengar itu mustafa terlihat tidak senang dan cemburu jika  fatmagul akan melayani orang lain. fatmagul mengajak mustafa untuk ikut dengan nya akan tetapi mustafa menolak dan berkata “apa yang akan aku lakukan didapur orang lain”. Fatmagul berkata “kau bisa membantuku” mustafa berkata ‘aku tidak mau , laipula aku akan pergi ke cesme”, fatmagul memperingatkan mustafa untuk  tidak minum-minum. Tidak lama kemudian mukades menelepon dan menyuruh fatmagul segera pulang kerumah. lalu fatmagul menyuruh mustafa untuk menjemputnya nanti malam,

Sementara itu Dikamar meltem, ada selim disana dan mereka tidur berdua . meltem membicarakan tentang berita dikoran yang menyudutkan selim akan tetapi selim menanggapinya dengan santai. tidak lama kemudian turaner mengetuk pintu kamar putrinya menyuruh meltem segera bersiap untuk sarapan karena akan ada selim juga disana. Turaner pun tidak  tahu jika semalam selim sudah tidur dikamar putrinya. Mereka pun menahan tertawa . Sebelum selim pergi dari kamarnya, meltem menyurhnya melakukan sesuatu untuk mencairkan suasana tegang antara ayahnya dan juga erdugan karena dia tidak ingin pertunangan mereka terganggu oleh hal itu, selim berkata ”aku akan menyelesaikannya” meltem berkata “dan satu lagi, jangan mulai  minum terlalu awal bersama teman-temanmu, apakah kau bisa melakukan itu?. karena aku tidak ingin ada pemabuk dipestaku”. selim pun hanya mengangguk kepalanya.
BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Fatmagul Episode 422


EmoticonEmoticon