8/01/2016

Fatmagul Episode 417


Rahmi berkata “aku akan membuka usaha susuku lagi, fatma berkata ”kakak jika kau pergi karena aku tidak bicara dengan kakak ipar, aku tetap tidak bisa berdamai dengannya”, rahmi mengatakan jika bukan karena itu, ini adalah yang terbaik untuk mereka , rahmi juga telah sudah meminta pendapat kadir dan juga meryem, sambil menangis rahmi berkata lagi “bagian tersulit adalah meninggalkanmu, aku pasti akan merindukanmu”. mereka pun berjanji untuk saling mengunjungi. Rahmi berkata “aku tidak ingin membuatmu sedih dihari ulang tahunmu  tapi aku bilang pada diriku sendiri jika ini adalah saat yang tepat”. fatamgul senang rahmi ingat dengan hari ulang tahunya. tiba tiba sebuah kapal datang, terlihat karim dan juga yang lainya berada dikapal itu dan membentangkan spanduk bertuliskan “SELAMAT ULANG TAHUN FATMAGUL”. Melihat itu fatmagul pun langsung terharu bahagia dan ternyata mereka semua membuat kejutan untuknya dengan berpura-pura melupakan ulang tahunya.

Ketika dikapal Fatmaagul mendapat ucapan selamat ulan tahun dari orang-orang tercinta, juga hadiah dari mereka, dan ketika menerima hadiah dari murat, fatma berkata ”maaf semuanya, ternyata hadiah dari murat adalah yang terbaik“. Fatma pun mengeluh memakai baju biasa dan yang lainya berdandan. meryem akhirnya mengeluarkan hadianya yaitu sebuah pakaian dan menyuruh fatmagul untuk segera memakainya.. Ketika fatmagul pergi untuk mengganti pakaian, karim berkata ”dia baahagia, ini kejutan yang menyenangkan bukan?” meryem berkata “sangat bagus”. sementara mereka sedang asyik berpesta, terlihat mukades sedang sendirian sambil menonton TV

Karim sedang menunggu fatmagul keluar dari kamar ganti, setelah itu melepas kalung fatma dan karim memasangkan kaluang baru yang sangat indah. Fatma berkata “aku sangat menyukainya”. Mereka pun pergi kemeja makan. Lalu dengan erat fatmagul memeluk meryem dan juga rahmi. Saatnya untuk makan malam dan jug aberdansa. sambil berpelukan diujung bagian kapal karim dan juga fatmagul menyendiri,  karim berkata ”dimana-mana lampu bersinar. kota ini sungguh mempesoana seperti dirimu” akan tetapi fatmagul malah melamun dan mengatakan jika ingat dengan ulang tahunya setahun yang lalu, yaitu karim memberinya sebuah gaun pengantin. Waktu itu fatma menangis dan juga sedih, karena dia sangat mengiginkannya akan tetapi tidak pernah berani untuk memimpikannya karim berkata “kau sangat kuat fatmagul, aku bangga padamu”. Fatma berkata “apa yang bisa kulakukan tanpamu”, karim berkata “kita melakukannya bersama”. tiba tiba emre datang dan memotret mereka. emre pun mengambil banyak gambar karim dan juga fatmagul, tiba tiba fatamgul merasa mual dan ingin pergi ketoilet. Sementara itu kadir dan juga meryem sedang asyik berdansa keras dengan musik yang ceria. sementara itu didalam toilet, fatmagul tidak berhenti muntah-muntah. karim akhirnya turun kebawah untuk melihatnya

Sementara itu Mukades pun mulai bosan dirumah sendirian lalu menelepeon rahmi karena ingin tahu apa yang terjadi disana dan juga ingin tahu apa hadiah yang karim berikan untuk fatmagul, akan tetapi rahmi tidak mengatakan apapaun dan membuat alasan untuk cepat-cepat mematikan hp. Semantara itu Karim berkata “apa yang terjadi denganmu? Fatma berkata “tidak ada” mereka punk emudian keatas geladak dan meniup lilin. Omer menyuruh fatmagul untuk membuat permintaan, fatma menutup matanya dan mulai berdoa”

4 bulan kemudian

Sinem bertanya apa yang fatma minta saat itu , sambil menatap kearah karim fatma berkata ”aku hanya ingin seperti ini terus setiap saat, aku ingin memenangkan kasusku, setelah itu aku ingin karim selalu berada disampingku dan tidak pernah terpisahkan“ mendengar itu karim pun tersenyum penuh cinta padanya. Dan tidak lama kemudian keluarga pun esma datang, ibu esma dan juga fatmagul terlihat telah akrab satu sama lainnya.  ayah esma pun telah berhubungan baik dengan karim juga. esma bahkan memberitahu fatmagul jika keluarga emre akan datang untuk melamarnya. Mendengar itu dengan terlihat bahagia Fatma berkata ”Selamat semoga Tuhan Menginjinkan kalian untuk segera menikah”

Esma berkata “temanku yang baik, aku berhutang kebahagiaan padamu“, mereka pun keduanya berpelukan, karim juga mendengar hal itu dan terlihat senang. Karim karim berkata “itu berita hebat”, karim pun tidak pernah menyangka karena emre tidak pernah cerita padanya tentang apapun. esma meminta bantuan karim agar memberikan informasi yang bagus tentang emre karena ayahnya pasti akan menanyai karim untuk itu.
BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Fatmagul Episode 418


EmoticonEmoticon